Lantaran Menangis, Pria Ini Bakar Anak Kandungnya Hingga Tewas

0
11243

PEWARTA : YOFING DT
RABU 23 MEI 2018

GO LEBONG – Hanya lantaran perkara yang sangat spele, yakni anaknya menangis saat ia tidur, Hendri Widoyo (37), tega membakar putra kandungnya sendiri, Argi Wiliandoyo yang baru berusia 3 tahun. Dilakukan dirumahnya di perumahan PLTA Tes, Kelurahan Taba Anyar Kecamatan Lebong Selatan Kabupaten Lebong.

Peristiwa kekejaman ini dilakukan terhadap anaknya pada minggu (15/5) sekira pukul 06:00 WIB, dan baru dilaporkan ke Polsek Lebong Selatan, kemarin Selasa (22/4), oleh Yuni Lia Kontesa (32).

Diceritakan oleh ibu tiri korban, Putri Fitria, pagi itu anaknya mau mandi, besamaan dengan itu ibunya mendahului masuk ke kamar mandi lantaran kebelet BAB. Diduga kemungkinan korban sempat dikasari oleh sang ibu tiri, sehingga ia tiba-tiba menagis sembari berdiri di depan pintu kamar mandi.

Merasa tidurnya terganggu, sang ayah langsung terbangun lalu melempar baju yang dipegang anaknya ke kamar mandi. kemudian pelaku menyiramkan cairan pertalite ke baju lantas menyulut dengan korek api. Tentu anaknya berdiri di dekat bajunya itu ikut terbakar, dan menjerit kepanasan.

Kapolres Lebong, AKBP Andree Ghama Putra SIk melalui Kapolsek Lebong Selatan, Iptu Lunardi Naibaho, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun sayangnya kata Kapolsek Nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Korban hari rabu (16/5) sempat dibawa ke Pukesmas Tes, namun lantaran luka bakar korban sangat serius disarankan dirujuk ke RSUD Lebong, kemudian dirujuk lagi ke RSUD Curup. Namun, senin (21/5) lalu nyawa korban tak terselematkan dan korban meninggal dunia sekira pukul 02:30 WIB,” kata Kapolsek.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka bakar dibeberapa bagian tubuh dengan pengelupasan kulit ari dan dasar kulit warna putih kemerahan, total luka bakar yang dialami kira-kira 54,5 % dengan luka bakar derajad II A. Diakibatkan oleh benda cair panas dengan kualifikasi luka berat, dapat menimbulkan kematian. Pihak kepolisian telah meminta hasil visum dari RSU Lebong dan RSUD Curup.

“Kita telah melakukan pemeriksaan terhadap ibu tiri korban yg bernama Putri Pitria dan berdasarkan hasil pengembangan, ibu tiri korban mengakui bahwa yang melakukan penganiayaan tersebut adalah suaminya sendiri atau bapak kandung korban,”

Orang tua korban, dihadapan polisi mengakui perbuatannya. Namun pelaku sempat mau mengelabui petugas dengan cara membakar jerigen dan tank semprot. Hal itu dilakukannya seolah-olah terbakarnya korban akibat dari puntung rokok yang mebakar jerigen pertalite.

Editor : Uj

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here