Kecelakaan Maut, Pegawai BRI Tewas

0
4881
Kapolres dan Kasat Lantas meninjau korban di RSUD

Kamis, 10 Januari 2019

PEWARTA : YOFING DT

GO LEBONG – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan raya Tanjung Agung, Desa Tanjung Agung , Kecamatan Pelabai, yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia. Kecelakaan terjadi sekira pukul 07.30 WIB (10/1) antara Sepeda Motor Beat putih yang dikendarai oleh Diaz Noverrizan Putra (30) seorang pegawai BRI dengan Mobil Toyota Yaris Warna Silver yang dikendarai oleh  IT (23) yang merupakan salah satu anggota Polres Lebong. Dalam peristiwa tersebut Diaz sang pengendara Honda Beat menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan ketika akan dirujuk ke RSUD Lebong setelah sebelumnya sempat diberi pertolongan di Puskesmas Muara Aman.

Diketahui korban tewas mengalami luka yang cukup parah yakni, luka robek di kepala  bagian belakang, luka robek di tangan sebelah kiri, luka robek di kaki sebelah kiri, patah tulang kaki sebelah kiri, patah tulang tangan sebelah kiri, mengeluarkan darah dari telinga dan hidung.

Kronologis kejadian bermula dari korban mengendarai sepeda motornya dari arah Tanjung Agung menuju Pasar Muara Aman sementara mobil toyota Yaris dari arah yang berlawanan, setibanya di Desa Tanjung Agung selepas tikungan memasuki jalan lurus, mobil hilang kendali dan melebar ke jalur kanan karena di tikungan terdapat tanah merah bekas bawaan hujan yang kemudian mengakibatkan terjadinya tabrakan maut yang menewaskan pengendara Honda Beat.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pasar Muara Aman untuk mendapatkan pertolongan, tapi karena kondisinya yang cukup parah sehingga korban terpaksa dilarikan ke RSUD. Tapi sayang, malang bagi pengendara sepeda motor nyawanya tak terselamatkan, dan diperkirakan korban tewas dalam perjalanan dari Puskesmas menuju RSUD.

Kapolres Lebong AKBP. Andree Ghamaa Putra,SH, S.Ik ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dalam peristiwa itu 1 orang pengendara Honda Beat meninggal dunia dalam perjalanan dari puskesmas Muara Aman menuju RSUD karena mengalami luka yang cukup parah. Diakui Kapolres pengendara Toyota Yaris merupakan salah satu anggotanya yang saat itu sedang menuju kantor untuk menjalani rutinitasnya, namun siapa sangka, untung tak dapat diraih, malangpun tak dapat ditolak, kecelakaan maut menimpanya yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia. Namun demikian, kendati dia merupakan anggota Polri, hukum akan tetap ditegakkan tanpa tebang pilih. Yang salah tetap salah, hukum berlaku untuk semua orang tanpa memandang status jabatan.

“Hukum akan kita tegakkan, kita tidak akan tebang pilih, siapa yang melanggar hukum pasti akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” singkatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here